Sudah Tau Formula Bisnis, Tapi Kok Gagal?

Bisnis Online | Internet Marketing November 15th, 2008

Seperti artikel yang lalu yang berjudul “Formula Bisnis Itu Apa Sih?” telah disebutkan bahwa Formula Bisnis atau rumusnya bisnis terutama bisnis online adalah sebagai berikut: Punya Ide bisnis, Mengkomunikasikan bisnis tersebut agar orang tau, Melakukan follow-up melayani pembeli dan evaluasi, serta After sales yang baik. Namun demikian walaupun sudah tau formula bisnis tersebut, mengapa demikian banyaknya orang belum berhasil memperoleh penghasilan tambahan katakanlah rata-rata 5 juta rupiah per bulan? Itu terjadi pada ponakan saya, padahal saya sudah kasih tau dia formulanya dan katanya dia sudah sangat faham, bahkan dia bisa menghafalkan formula bisnis tersebut diluar kepalanya.

Ternyata jawabannya sederhana: Karena ponakan saya itu “kurang mempraktekkan formula bisnis tersebut”. Dia belum punya ide yang nyata bisnis apa yang akan dia jalankan, belum memetakan formula bisnis tersebut dengan sangat jelas, dia hanya menjual kembali apa yang dia beli dengan cara mempromosikan formula yang sudah dia hafalkan tersebut. Itu lumayan, namun promosinya masih sangat kurang sekali, di tempat yang kurang tertarget (website tentang kencan), dia juga tidak melakukan follow-up baik manual apalagi otomatis. Apalagi melayani pembeli, sama sekali tidak, karena dia hanya tau formula nya saja, sedangkan bagaimana membuat website untuk mengkomunikasikan formula bisnisnya itu dia belum tau, karena belum pernah praktek bikin website. Aftersales? gimana mau after sales service wong laku saja belum kok. Jadi wajar saja dia gagal.

Memang benar, seorang pebisnis online, internet marketer, affiliate atau apalah namanya, tidak selalu harus menciptakan sendiri produk/jasa yang akan dia bisniskan, dia bisa hanya memasarkan produk atau jasa yang telah disediakan orang lain. Namun sebagai pemasarpun ada formulanya, tidak cukup hanya mengetahuainya saja, tetapi harus benar-benar mempraktekkan ilmu pemasaran tersebut. Dalam kasus ini, ponakan saya itu sudah punya ide, yaitu menjalankan bisnis atau menjual formula seperti yang dia beli. Namun bagaimana dia mengkomunikasikan bisnis formula tersebut yang sangat kurang, belum lihai, masih sangat terbatas pada kegiatan aktif seperti via chatting-chatting saja. Bahkan dia tak tau persis apa yang diperlukan untuk dengan dahsyat mengkomunikasikan ide atau rumus bisnis tadi.

Kalau lah dia tidak hanya menghafalkan formula bisnis ata rumus bisnis tersebut, malainkan lebih mengedepankan praktek seperti yang diajarkan dalam formula bisnis tadi (Punya Ide bisnis, Mengkomunikasikan bisnis tersebut agar orang tau, Melakukan follow-up melayani pembeli dan evaluasi, serta After sales yang baik), saya yakin dia telah membuat sendiri websitenya untuk menuangkan idenya, benar-benar membuat personal follow-up yang berorientasi pada kebutuhan calon pelanggan, dan akan tau persis apa yang dia jual, dia tau persis apa yang akan didapatkan kalau orang membeli formula tersebut, maksud saya bahwa formula tersebut memang bisa dipakai oleh orang lain untuk menghasilkan (bukan hanya menjual formulanya), bisa jadi juga dia sudah punya produk sendiri dalam bentuk yang sangat luas. Maka ponakan saya tersebut akan sangat sulit untuk tidak menghasilkan setidanya 1 juta setiap bulannya.

Tapi, kalau saya bilangin, ia malah cengengesan. Padahal dalam formula bisnis, tidak ada ilmu cengengesan tersebut. hehe..

Leave a Reply



« Kumpul Blogger
Bisnis Pulsa Plus Training Internet Marketing »