Salah Join MLM
Bisnis Online | Internet Marketing November 19th, 2008MLM itu memang bisa positif dan bisa juga negatif, tapi kalau MLM betulan tentu saja positif. Bahkan bisnis sapa yang tidak mengandung unsur MLM?
MLM hanyalah salah satu dari cara yang diterapkan dalam penjualan kok. Tidak mungkin rugi bergabung dalam MLM jika dan hanya jika kita perlu produknya atau pandai memasarkannya. Yang kita beli tetaplah produk/jasa dan ketika masuk sudah impas. Kecuali di usaha yang berkedok MLM saja padahal sesungguhnya arisan berantai.
Jaringan besar bonus besar dalam MLM
Wajar saja kalau yang membernya banyak dapat penghasilan banyak, karena bisnis memang tentang faktor kali, siapa yang anggotanya banyak akan lebih banyak dapat hasil, berlaku di setiap bisnis.
Coba perhatikan di bisnis pasta gigi, maka distributor yang punya jaringan toko paling banyak yang paling untung. Gaji president juga paling besar diantara aparat negara, karena dia punya member paling banyak juga. Microsoft nomor satu karena jaringan faktor kali dibawahnya sangat luas.
Kalau kita beli pasta gigi di warung, ya dapat pasta gigi. Jika ingin bonus (selisih harga) maka buatlah warungnya. Cara mengajak orang beli (member) adalah dengan membuka tokonya. Dalam MLM barangnya ada di perusahaan, cara membuka toko Anda adalah dengan menceritakannya (prospecting).
Jangan join MLM yg produknya tidak anda pakai, kecuali anda bisa memasarkan MLM tersebut dan Anda pandai melayani permintaan pasar.
Seperti pemuda gagah perkasa bisnis sepatu bayi, boleh saja dia bisnis walau tak pakai produk, tetapi dia pandai melayani permintaan pasar akan sepatu bayi.
MLM yang benar, sesungguhnya adalah cara yang paling dahsyat untuk membangun kekayaan dengan modal uang sedikit. Tetapi karena modal uangnya sedikit maka diperlukan modal yang lain yaitu kemampuan membangun jaringan pemakai produk di group Anda, modal semangat, modal mindset, modal tenaga, modal waktu, modal kegigihan. Siapa yang tidak punya modal ini maka dipastikan GAGAL.
Orang yang merasa rugi join MLM karena dia salah join saja. hehe..
Misalnya: join hanya karena teriming-iming saja, padahal bukan pemakai produk yang setia, tidak juga pandai memasarkan, malas pula belajar cara lihai memasarkannya.
Best Regards
Mufli
